December 6, 2011

[Jogja][Part3] si pantai karang cantik, Wediombo

Wediombo, remind me of Senggigi..
Setelah kurang lebih sejam perjalanan dari Baron, melewati hutan-hutan, kebun-kebun, sampailah kita di pantai Wediombo. Dari area parkir, kita masih harus melalui jalan setapak menurun yang lumayan panjang untuk bisa sampe ke pantainya. Tapi pemandangan yang mirip Senggigi, Lombok yang terlihat dari area parkirnya sangat cukup untuk bisa ngasi energi lebih untuk buru-buru menghampiri si pantai cantik ini.

narsis di bawah plang itu = nyoret2 plang dengan kalimat "we were here"

Sebelum akhirnya jalan menelusuri jalan setapak, kita putuskan untuk ngintip-ngintip pemandangan dari area parkir. Dan dari satu sudut, I captured this beautiful scene which reminded me of Senggigi, Lombok scene. Yep, gw pernah ke Lombok dan pemandangan dari salah satu sudutnya yang mengarah ke pantai Senggigi mirip sangat dengan ini. Cantik!


Puas mengamati keindahan Wediombo dari jauh, makin ga sabar untuk bisa bertemu muka langsung dan menjamah tiap keindahannya. So, jalan kaki dimulai! Jalannya sih ga terlalu setapak banget sebenernya, mayan lah udah ada tangganya. Saat itu pengen rasanya bisa gelinding langsung sampe ke pantainya. :D Tapi oh tapi..selalu ada alasan buat foto lah ya. Dan ini dia si mas guide kita yang cakep dan baik hati. *thank you for bringing us here, Mas* :)


Di sepanjang jalan menuruni si jalan setapak yang ga terlalu setapak ini, kita sempet ngelewatin toilet umum yang sebenernya ada 3 atau 4 bilik gw aga-aga lupa. Udah sempet seneng karna ga perlu repot nyari-nyari toilet. Tapi pas makin deket diliat ternyata gabisa dipake. Sayang banget. Padahal kalo dijaga dan dipelihara pasti banyak yang antri tuh di situ. Secara abis maen pasir pasti kotor, dan jarak kamar mandi umum lainnya lumayan jauh deket area parkir di atas. :D

Makin deket ke pantai aroma air laut makin kecium. Dan suara debur ombak makin jelas terdengar. Suasana damai yang sama skali ga ada di kota. *yaiyalah* Otomatis gw mempercepat langkah, mulai ngelepas sendal, dan membiarkan pasir-pasir putih bermain di sela-sela kaki. Nikmat sungguh! Dan ga pake acara nunggu lama, wuuuzzzzzzz lari lah gw ke arah ombak, ngajak ombak-ombak itu main. I'm sooooo ready to get wet! Well, sapa juga yang engga, dengan pantai secantik ini???

so reminded me of Senggigi

Dan si temen yang melongo di edisi Part1 pas taksi burungperak dateng yang juga adalah photographer pun ga mau ngelewatin momen untuk bisa mengabadikan kecantikan pantai yang belum terlalu terjamah orang banyak ini dengan bidikan kamera DSLR-nya.


Karang-karang kokoh di stengah panjang pantai Wediombo sungguh mengundang kaki untuk melangkah bermain-main di atasnya. Menjelajahi karang, berjalan di atasnya, loncat dari karang satu ke karang lainnya, nunggu ombak berlari menerjang karang sampe percikannya berasa, hmmhhhh..things I always miss about beach, sea. Dan sembari menikmati karang, gw pun mengabadikan temen-temen gw dari kejauhan yang ga terlalu jauh. *jyah ribet dah bahasanya* :p


Playing at the beach means get wet, and play with the sand. And that's exactly what we were doing there. We were like bunch of kids who found a new playground! Ga peduli badan basah bau air laut, ga peduli baju penuh sama pasir. We were just having fun! Jauh dari penatnya ibukota, jauh dari sesaknya polusi udara kota. It's just wonderful. :)

berendam pasiiirrrr :p

Dan best part dari smua petualangan hari pertama di Jogja itu adalah *mnurut gw* dengan santainya nantangin ombak dateng untuk ngerasain diterjang ombak, keselek air laut, kesiram pasir, kejungkel disenggol ombak! Wohooooooooooooooooooooo..


Dan setelah cukup nelen air laut, cukup banyak ngantongin pasir, perjalanan hari itu menelusuri pantai pun selesai. Kembali kita menelusuri jalan setapak yang kali ini menanjak, dengan beban makin berat karna air laut dan pasir ikut nebeng di sela-sela serat kain. Sesekali melintir ujung baju, ninggalin jejak-jejak basah di jalan setapak. Pohon yang rimbun di kanan kiri jalan setapak bikin terik matahari ga berasa. Tapi begitu sampe di area parkir, wooowwwww teriknyaaaaa. Buru-buru pake lagi sendal. Dan abis itu antri mandi di kamar mandi umum di deket area parkir. Badan penuh pasir plus air laut yang kena sinar matahari itu rasanya sungguh ga cihuy. Pengen buru-buru disiram air, disabunin. :D
 
Selesai mandi, kena matahari, enak. Perut pun lapar. Dan dengan berat hati mengucap sampai jumpa lagi pada Wediombo, dengan harapan lain waktu kan kembali ke sana dan menemukan pantainya masih tetep sama bersihnya. Juga sepinya. Seriously, it was like our private beach! Dan itu menyenangkan. Bisa puas banget nikmatin smuanya, tanpa merasa terganggu oleh pihak lain yang ikut menikmati pantai itu juga. Well, aga sedikit egois untuk itu, gpp kan? :D

[bersambung..to be continued..]

0 comments:

Post a Comment